Pivo: unique concept car from nissan
Mobil consept satu ini memang uniq. Kabin bisa berputar 180 drajat sehingga antara maju dan mundur tidak ada bedanya. Kenapa bisa begitu?
Pertama, karena mobil ini memiliki kemampuan menggerakkan semua rodanya (four wheel stearing), di mana semua rodanya bisa digerakkan 90 drajat. Sinkronisasi antara sudut belok roda depan dan belakang (sebenarnya saya nggak tau mana roda depan dan mana yang roda belakang) di kendalikan di komputer. Sehingga dengan mudahnya roda bagian depan dijadikan roda bagian belakang, dan sebaliknya. Dan setiap rodanya di-drive oleh motor listrik 10 kW, dan pengaturan distribusi daya, traksi dan pengereman juga dikendalikan oleh komputer untuk menghindari slip. 
Kedua, kenapa mobil ini kabinnya bisa mutar-muter (pivot), krn mobil ini menerapkan sistem kemudi non mekanik (control by wire), sistem ini umunya digunakan untuk pesawat terbang. Karena tidak ada sistem kemudi mekanik sehingga kabin mobil ini bisa pivotting (berputar). Wah..teknologi pesawat terbang udah diterapkan sama Nissan Motor.

Mobil ini dikategorikan dengan EV (electric vehicle) yaitu kendaraan dengan energi dari batrai littium-ion, sama dengan batrai handphone kita. Karena electric vehicle, maka Nissan menclaim kalo kendaraan ini bebas emisi (lho…kalo sumber listriknya dari batu bara atau gas khan pasti ikut andil dalam menyebarkan emisi). Ya..setidaknya tidak emisinya tidak sebesar jika menggunakan mesin bensin atau diesel. Sekali ini batrei diisi penuh, bisa jalan hingga 100 km dengan 3 penumpang. Kalo melihat kabinnya, seperti kayak kita main game dengan joystick. Ya…itu effek dari control by wire, jadi nggak perlu rack pinion segala. Mungkin suatu saat, jika anda jalan-2 ke mall “joystick” bisa dimasukkan tas, untuk menghidari pencurian mobil.
Namanya juga konsep, mobil ini akan keluar atau tidak ya tergantung orang marketing, engineer khan cuma buat mobil bagus, perkara layak jual atau tidak itu urusan marketing. Emang di mana-2 engineer kalah ma keputusan marketing ya..nasib-nasib…jadi engineer…

Keterangan gambar: gambar atas dan tengah adalah PIVO 2 sedangkan gambar yang bawah adalah PIVO 1

Pak, mobile kok IPOD banget yo.
Saya mbok nitip satu dibeliin. Yang foto terakhir seperti jangka sorong ya?
Engineering kalah ama marketing? Makanya ada Industrial Engineering.
wassalam
boed | http://budihartono.wordpress.com/
Comment made by Boed on November 30, 2007 @ 11:26 pm