Maple Syrup vs Gula Jawa Syrup

April 2nd, 2007 – 6:48 pm
Tagged as: Iro-iro

maple_syrup.jpg1.5 tahun yang lalu saya berkesepatan berkunjung ke McGill Univesity di Montreal Canada untuk mengikuti seminar di bidang saya selama 1 munggu. Diakhir  kepulangan saya ke Jepang, tentu saya berkesempatan membeli oleh-2 khas Montreal. Saya lupa berapa macam oleh-2 yang saya beli, tetapi ada satu oleh-2 yang saya ingat yaitu maple syrup (sirup dari pohon maple). Pohonnya seperti apa juga saya tidak tahu. Yang saya tahu bahwa maple syrup adalah oleh-2 khas Montreal yang terkenal. kolega saya yang dosen di McGill University juga menyarankan membeli syrup maple itu. Singkat cerita akhirnya saya membeli 2 pack syrup maple persis seperti di gambar halaman ini. 1 pack berisi 5 botol kecil-2.  Setelah sampai jepang yang satu pack saya bagikan ke teman-2 sedang yang satu pack untuk saya sendiri.

Secara fisik, botolnya sangat menarik untuk dilihat dan juga untuk dibeli tentunya. 1.5 tahun kemudian (ya…minggu saya menulis hal ini) syrup tersebut masih tersisa 1 botol yang terselempit dan tersembunyi dalam kulkas. Dan saya mencoba mecampurnya dengan Yogurt. Saya berharap akan memberi cita rasa yang khas dan enak….dan emang enak sih….tetapi saya tersentak dengan rasanya…(selama ini saya sudah menghabiskan 4 botol, tetapi baru kali ini tersentak dengan rasa syrup maple ini). Rasa-2 nya dimasa-masa saya kecil saya sering minum sesuatu yang bercita rasa hampir sama dengan syrup ini. Saya mencoba mengingat-ingat…minuman apalah yang rasanya sama dengan syrup maple ini? dan akhirnya ingatan saya terfokus pada bubur sumsum buatan Ibu saya, bubur tersebut biasanya di campur dengan gula merah cair….dan dapat saya pastikan rasa syrup marple sama dengan rasa gula jawa (gula merah). Tetapi saya tidak yakin, lalu saya suruh istri untuk mencicip dan membandingkan dengan rasa gula jawa…dan istri saya bilang kalo rasanya emang persis.

Sebenarnya yang membuat saya gundah, penasaran dan cemburu dengan syrup maple bukan hanya bab “rasa” aja…tetapi ada hal lain…yaitu kenapa syrup maple (yang nota bene rasanya sama dengan gula jawa) bisa terkenal dan menjadi maskot oleh-2 khas kota Montreal. Kenapa gula jawa tidak? Suatu saat saya ingin lihat “Gula Jawa Syrup” made in Jogja atau made mana ajalah yang penting made in Indonesia terpanpang rapi dengan kemasan botol yang menawan seperti syrup maple itu di toko-toko pariwisata. Kapan ya kita-2? 

4 Comments

» RSS feed for comments on this post

  1. 1

    assalamu’alaikum
    wah ini berarti sudah ketemu satu peluang untuk wira usaha…. siapa tahu bisa jadi industri besar lho…
    menarik…sekali
    Wassalam

    herli

    Comment made by herli on April 4, 2007 @ 2:00 pm

  2. 2

    Wah, aq juga setuju dengan Sdr. Herli, Kalau digali siapa tahu menambah lapangan kerja. Masih banyak orang nganggur loh. Mungkin Anda bisa sedikit beramal jika bisa menciptakan lapangan kerja dari hasil penelitian maple dengan syrup gula jawa untuk sentra industri baru terus mendirikan pabrik maple jawa. Masih banyak orang butuh pekerjaan Rek. Wahhhh….. jadi penasaran pingin nyoba rasanya maple syrup. boleh juga dioleh2i maple syrup Hi hi hi hi…..

    Selamat berkarya, tak dukung Pak.

    Comment made by Dwi on April 4, 2007 @ 4:29 pm

  3. 3

    wah saya nggak tau rasa sirup mapple seperti apa, cuma klo gula jawa cair, saya suka banget… karena manisnya itu yang bikin ketagihan…
    mungkin benar kata pak herli, bisa dijadiin peluang bisnis tu pak…

    Comment made by titis on April 5, 2007 @ 10:13 am

  4. 4

    mungkin kita orang indonesia harus belajar menciptakan peluang dalam kesempitan.

    Comment made by jayan on April 16, 2007 @ 6:42 pm


Sorry, the comment form is closed at this time.


Close
E-mail It